KNPI Paluta Ditantang Perangi Narkoba dan Judi Online, Ketua Terpilih Didorong Bangun Kemandirian Pemuda

Politik 25 Aug 2026 10:43 • 3 min read • 143 views • By Salim Siregar

Share berita ini

KNPI Paluta Ditantang Perangi Narkoba dan Judi Online, Ketua Terpilih Didorong Bangun Kemandirian Pemuda
KNPI Paluta Ditantang Perangi Narkoba dan Judi Online, Ketua Terpilih Didorong Bangun Kemandirian Pemuda

KNPI Paluta Ditantang Perangi Narkoba dan Judi Online, Ketua Terpilih Didorong Bangun Kemandirian Pemuda


PADANG LAWAS UTARA — Musyawarah Daerah (Musda) ke-V Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan. Forum yang digelar di Aula Hotel Mitra Gunungtua, Senin (24/8/2026), berubah menjadi panggung penegasan sikap terhadap sejumlah persoalan serius yang mengancam generasi muda, mulai dari narkoba, judi online hingga ketergantungan ekonomi.


Sejumlah tokoh daerah hingga tingkat Provinsi Sumatera Utara menyerukan agar KNPI tidak berhenti sebagai organisasi seremonial. Kepemimpinan baru dituntut mampu menghadirkan program nyata yang menyentuh persoalan pemuda sekaligus mengambil peran aktif dalam pembangunan daerah.


Ketua Panitia Musda, Anwarsyah Siregar, ST., menyampaikan seluruh tahapan kepesertaan dan pendaftaran telah dilaksanakan sesuai konstitusi organisasi. Pendaftaran bakal calon ketua yang dibuka pada 15–19 Agustus 2026 tercatat hanya menghasilkan satu nama yang mendaftar.


Kondisi tersebut mendapat respons positif dari Ketua Caretaker DPD KNPI Paluta, Andi Lumaho Harahap, SH., serta Ketua Demisioner periode 2022–2025, Machmud Pratama Harahap, ST. Keduanya berharap kepemimpinan yang lahir dari Musda mampu membangun sinergi kuat dengan pemerintah daerah tanpa kehilangan peran kritis dan independen sebagai organisasi kepemudaan.


Saat membuka Musda, Wakil Bupati Paluta, H. Basri Harahap, menegaskan pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton dalam pembangunan.

“Pemuda harus hadir sebagai pelaku utama dalam pembangunan daerah,” tegasnya.


Basri juga menyoroti ancaman narkoba dan judi online yang dinilai semakin serius. Ia meminta organisasi kepemudaan mengambil bagian dalam upaya pencegahan dan pemberantasan berbagai bentuk penyalahgunaan tersebut.


Ia bahkan mengungkapkan kekhawatirannya terhadap dampak judi online terhadap kehidupan sosial masyarakat. Menurutnya, aktivitas judi online dapat menimbulkan persoalan ekonomi dan sosial, termasuk persoalan terkait akses bantuan sosial yang dikaitkan dengan rekam jejak digital masyarakat.


Sorotan lebih keras disampaikan Ketua DPD KNPI Provinsi Sumatera Utara, Aldi Syahputra Siregar. Di hadapan Wakapolres Padang Lawas Utara, Aldi menegaskan tidak boleh ada kompromi terhadap pengurus KNPI yang terbukti terlibat narkoba.


“Jangan direhab, langsung ditangkap saja. Kami dari provinsi akan langsung memberikan sanksi tegas,” ujarnya.


Pernyataan tersebut menjadi pesan keras bahwa kepengurusan KNPI harus menjaga integritas sekaligus menjadi contoh bagi generasi muda. Organisasi kepemudaan, menurut pesan yang disampaikan dalam forum tersebut, tidak boleh justru menjadi ruang bagi individu yang terlibat dalam penyalahgunaan narkotika.


Tak hanya soal narkoba, Aldi juga menantang kepengurusan baru KNPI Paluta membuktikan kemandirian organisasi melalui sektor ekonomi produktif. Salah satu gagasan yang didorong adalah pengelolaan lahan percontohan pertanian jagung sebagai langkah konkret membangun kemandirian dan kewirausahaan pemuda.


Sementara itu, Ketua DPRD Padang Lawas Utara, Mula Rotua Siregar, S.Sos., mengingatkan bahwa Musda tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial. Kepemimpinan baru harus mampu menerjemahkan hasil Musda menjadi program kerja yang terukur, relevan dengan kebutuhan pemuda, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.


Dengan berbagai pesan tersebut, Musda ke-V DPD KNPI Paluta kini tidak hanya menjadi momentum memilih kepemimpinan baru. Forum ini sekaligus menjadi ujian bagi KNPI untuk membuktikan apakah organisasi kepemudaan tersebut mampu berdiri di garis depan dalam melawan narkoba dan judi online, sekaligus menciptakan pemuda yang mandiri secara ekonomi dan aktif dalam pembangunan daerah.

(Salim Siregar)

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Serindo